Kecelakaan Kerja Meningkat

Posted on 10 Februari 2009. Filed under: news |

JAKARTA, (PRLM).- Jumlah pekerja yang meninggal karena kecelakaan kerja meningkat dalam tiga tahun terakhir dan merupakan yang tertinggi dalam empat tahun terakhir. Padahal, upaya untuk menekan tingkat kecelakaan kerja itu terus digaungkan.

Menurut data PT Jamsostek, pekerja yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja pada 2008 mencapai 2.124 orang. Jumlah pekerja yang meninggal itu merupakan peningkatan dari 2007 yang mencapai 1.883 orang, dan pada 2006 sebanyak 1.597 orang.

“Sementara, pada 2005 mencapai 2.045 orang, meskipun angka kasus kecelakaannya tertinggi dalam empat tahun terakhir, yakni 99.023 pekerja. Kasus kecelakaan kerja pada 2008 sebanyak 93.823 orang, dengan jumlah pekerja yang sembuh 85.090 orang, sedangkan yang cacat total 44 orang,” kata pejabat Humas PT Jamsostek Kuswahyudi di Jakarta, Rabu (4/2).

Dalam upaya menekan angka kecelakaan kerja ini, Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) menargetkan penurunan angka kecelakaan kerja hingga 67,5 persen. Pengurangan tersebut dilakukan dengan pencanangan program Gerakan Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Gernas K3) 2009.

“Berdasarkan data November 2008, kasus kecelakaan kerja tercatat 36.986 kasus atau turun sebesar 55,82 persen dari tahun 2007 yang sebesar 83.714 kasus. Untuk 2009, kita menargetkan hanya 12 ribu kasus saja,” kata Erman saat pencanangan Gernas K3 2009, di Jakarta, belum lama ini.

Erman mengakui, pelaksanaan bulan Gernas K3 tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencegah dan menurunkan angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Sebab, ketahanan ketenagakerjaan ini memberikan pengaruh besar pada stabilitas ekonomi guna mendukung iklim investasi dan meningkatkan daya saing usaha.

“Jadi K3 ini bukan sekadar seremonial. Jika tidak dibarengi dengan gerakan yang membudaya, ya program ini tidak bisa jalan,” ujarnya. Untuk merealisasikan, Depnakertrans mewajibkan bagi setiap perusahaan untuk memiliki sistem K3 dan tim pengawas pelaksanaan K3.

Terkait dengan tren meningkatnya kecelakaan kerja itu, Kuswahyudi mengatakan, pihaknya menghadirkan narasumber dari kalangan dokter untuk menjelaskan manfaat optimal bagi para pekerja sebagai peserta Jamsostek program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

“Karena program JKK diadakan untuk menanggulangi hilangnya sebagian atau seluruh penghasilan tenaga kerja yang diakibatkan terjadinya risiko kecelakaan kerja seperti kematian dan cacat,” tuturnya.

Selain itu, untuk memberi manfaat optimal bagi tenaga kerja maka penetapan suatu kasus kecelakaan kerja, khususnya dalam pertimbangan medis perlu dikonsultasikan dengan dokter penasehat. “Diperlukan pemahaman komprehensif oleh dokter penasehat terhadap mekanisme penyelesaian kasus kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, serta diagnosis dan penilaian kecacatan,” kata Kuswahyudi.

Disebutkan, Menakertrans sebelumnya telah mengeluarkan Surat Keputusan No. 227/MEN/XI/2008 tentang Pengangkatan Dokter Penasehat. Berdasarkan surat itu maka dipandang perlu diadakan kegiatan untuk meningkatkan kemampuan dokter penasehat terkait program JKK.

Menurut Kuswahyudi, materi dalam pertemuan para dokter itu diharapkan bisa mendukung mekanisme penyelesaian kasus kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, khususnya dalam diagnosis, penatalaksanaan dan penilaian kecacatan oleh dokter penasehat.

“Hal itu penting, karena tuujuan pertemuan itu untuk membangun keselarasan pola pikir dokter penasehat, menciptakan kesepemahaman dalam mendiagnosis, melakukan kajian terhadap kasus dan merumuskan inovasi baru,” katanya. (A-78/A-26)***

Pikiran-rakyat

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: